Demi Berikan Rasa Aman Polsek Cipanas Giat Strong Point Pagi Di Depan SDN 02 Bintang Resmi
Tiennews Lebak,- Polsek Cipanas Polres Lebak Berikan keamanan dan kenyamanan, Petugas jaga polsek cipanas melaksanakan“strong point” di depan SDN 02 Bintang Resmi Desa Bintang Resmi Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Rabu (29/3/2023).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membuat rasa aman, nyaman dan lancar bagi para pengendara sepeda motor, baik Roda-2, atupun roda-4 dan truk serta sekaligus membantu menyebrangkan anak-anak sekolah yang akan masuk kelas, Kegiatan strong point ini bertujuan guna mencegah kemacetan, dan terjadinya kecelakaan lalulintas.
Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan S.I.K, MH, melalui Kapolsek Cipanas Kompol Pupu Syaripudin, SH menyampaikan “Bahwa hal ini menjadi kewajiban kami untuk membantu Masyarakat dan Warga, khususnya anak-anak sekolah yang akan masuk kelas dan membuat kelancaran bagi para pengguna jalan. Ucap Kapolsek Cipanas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk melakukan pengaturan dan menyeberangkan anak-anak sekolah, yang dianggap bisa menimbulkan kerawanan laka lantas dan kemacetan. Tuturnya.*
Polsek Cipanas Polres Lebak Berikan keamanan dan kenyamanan, Brigadir Kiki M, melaksanakan giat “strong point” di depan SDN 02 Bintang Resmi Desa Bintang Resmi Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Rabu (29/3/2023).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membuat rasa aman, nyaman dan lancar bagi para pengendara sepeda motor, baik Roda-2, atupun roda-4 dan truk serta sekaligus membantu menyebrangkan anak-anak sekolah yang akan masuk kelas, Kegiatan strong point ini bertujuan guna mencegah kemacetan, dan terjadinya kecelakaan lalulintas.
Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan S.I.K, MH, melalui Kapolsek Cipanas Kompol Pupu Syaripudin, SH menyampaikan “Bahwa hal ini menjadi kewajiban kami untuk membantu Masyarakat dan Warga, khususnya anak-anak sekolah yang akan masuk kelas dan membuat kelancaran bagi para pengguna jalan. Ucapnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk melakukan pengaturan dan menyeberangkan anak-anak sekolah, yang dianggap bisa menimbulkan kerawanan laka lantas dan kemacetan. Tuturnya.