Polres Cilegon Evakuasi Korban Meninggal Karena Lompat Dari Truck

Serang – Telah terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) truck menabrak pejalan kaki tepatnya pada Rabu (07/12) sekitar pukul 22.15 Wib di depan Polsek Bojonegara tepatnya di Jalan Raya Bojonegara, Kp.Wadas, Ds.Karang Kepuh, Kec.Bojonegara, Kab.Serang yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Lompat Dari Truck

Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan kendaraan Dump Truck Tronton Hino Nopol : B-9642-UVY yang dikendarai US (40) dengan seorang pejalan kaki berinisial ZB (21).

Kasat Lantas Polres Cilegon AKP Jeany Viadiniati menjelaskan kronologis kejadian laka lantas tersebut. “Awalnya ketika sdr. US mengendarai kendaraan Dump Truck Tronton Hino melaju dari arah Puloampel menuju Bojonegara setibanya di TKP pada saat berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan tiba-tiba dari bak belakang kendaraan tersebut melompat sdr. ZB untuk naik ke bak belakang kendaraan yang dikemudikan sdr. US akan tetapi terjatuh dan masuk ke kolong ban tengah sebelah kanan kemudian terlindas,” kata Jeany pada Kamis (08/12).

Jeany menambahkan jika petugas telah melakukan olah TKP awal dan mengevakuasi kendaraan serta korban. “Selanjutnya kendaraan telah dievakuasi oleh petugas di Kantor Unit Gakkum Lantas Polres Cilegon untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan sdr. ZB mengalami luka-luka dan meninggal dunia ditempat kemudian dibawa ke RSKM Cilegon,” jelasnya.

Jeany mengungkapkan turut prihatin atas peristiwa kecelakaan lalu lintas ini. “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar saat mengemudikan kendaraan dijalan raya, tetap waspada dan berhati-hati serta selalu konsentrasi agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal,” himbaunya.

Terakhir, Jeany meminta agar pengendara disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. “Utamakan Keselamatan karena keluarga menanti di rumah, tetap waspada dan berhati-hati serta selalu konsentrasi agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal,” tutupnya. (Bidhumas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *